TEKAD MEMBAJA

Aku harus menang
biar seribu rintangan menghadang

Tak peduli kau menentang
Kendati aku di sini berpahit muka
karena kecewa menyesakkan dada

Siapa berpaling pada siapa?
Oleh sebab kita manusia
hanyut dalam putaran masa
Sama ada, sama nyata

Namun bila kelak kuberpulang
ku tak mau jadi pecundang

T’lah kukobarkan semangat juang
Bak prajurit ke medan perang

Serang
Terjang

August 11, 2001

CERITA CINTA DARI NEGERI SEBERANG

Ke sini adik, temani abang
Duduk di sini, mari berdendang
Ambil genderang, tabuhlah lantang
Eloklah mulai kita bersenang-senang

Lihat di sana samudera luas terbentang
Berkilau bermandikan cah’ya surya benderang
Lihatlah ombaknya yang mengalun tenang
Semua tak bosan-bosan kita memandang

Bermain bersama di hamparan batu karang
Bersama burung camar yang berkicau riang
Pergilah menanti di antara gelombang pasang
Kan adik dapati cinta mengalir datang

Bukanlah abang berbual, bukan pula mengarang-ngarang
Tapi wajah adik s’lalu saja terbayang-bayang
Segala masa, malam hari maupun siang
Membuat hasrat ini terasa jauh melayang

Indahnya cerita cinta dari negeri seberang
Terjalin untuk selamanya dikenang
Terukir sebagai tanda kasih sayang
Buat adik pujaan abang seorang

August 21, 2003

DEAR FRIEND (HEARTS WERE NOT MADE TO BE BROKEN)

So many sweeties you’ve let to drop in
So many devotees have stopped in between

But of the lovers you’ve strived to gain
you think they’re all finished in seamless vain
and scratch on you an unbearable pain

This I tell you as a friend
Just when you feel you’ve come to an end

There’s a lot forward to live and learn
There’s plenty beyond to give and earn
For I see the lively future ahead of you
Among the best you can lean into

Life is a zest of man-to-man show rig
No time to rest but go on with the gig

Embrace your soul in love once more
Don’t mind the role and don’t sweat the sore
There’ll be someone for you to adore

Hearts were not made to be broken
Instead they were created for life to arise
Yet this world is cruel, not at all paradise
Such a life is waiting to be beaten

August 19, 2003

JALAN MASIH PANJANG

Di tengah persimpangan jalan
Tempat bertaut kenangan dan harapan
Kita di sini, hadir bersama
Untuk merajut seberkas cita-cita

Kawan, saat keraguan merasuk ke relung kehidupan kita
Apakah yang bisa meredam hati-hati kita yang kebingungan?
Siang hari bergelimang kemewahan dan kemuliaan
Sedang malam hari berselimutkan kecemasan dan kebimbangan

Tujuan kita bukan di sini
Siapa tahu, di suatu tempat di alam sana
Bukan, bukan cuma lain dunia

Ayo bangkit, teruskan lagi langkah kita
Sedang separuh perjalanan belumlah tiba
Masih tinggi lagi gunung untuk didaki
Masih luas lagi lautan untuk dilayari
Sepenuh badan dan jiwa-jiwa kita

Jalan kita masih panjang, kawan
Membentang jauh ke hadapan
Jangan lagi diam berpangku tangan
Sedang esok, mungkin tiada lagi kita kan beriringan

February 12, 2003

CURHAT

Sore itu hanya kau dan aku
Bercengkrama bersama jelajahi waktu
Ada rasa ragu…juga malu

Kau dan aku menebar benih suka
Menepi dari segala derita
Dihalau manisnya derai tawa

Di dermaga pelabuhan kita
Terjalin sudah sebuah cerita
Kisah yang menyirat makna
Hakikat bahagia anak manusia

MUTIARA SENJA

Tahu benar aku
Manisnya kata-kata yang kau ucapkan itu
Membuat hati merindu s’lalu

Di halamanmu kita pernah berbagi
Satu-dua kali penuh arti
Setelah itu kembali

Dalam lingkup ruang sang waktu yang tiada bertepi

Kala senja menjelang
Tak jemu kunanti kau datang

Kita bisa bicara apa saja
jika semuanya jadi punya makna
Dan temaramnya mentari jadi saksi
seberkas niat yang suci

Sementara yang kutemui
Seraut wajah penuh teka-teki
Sayang, kaupun tak mengerti

Kendati dalam kekalutan
Kucoba untuk bertahan

Terbersit keraguan
Tapi…

Ah, persetan!

Namun jangan pertanyakan
Segala di balik yang aku berikan

Sebab satu hal pasti
Aku tak ingin kehilanganmu lagi

C H É R I E

Comme la pluie commence
L’air se sent si froid
Aussi froid que mon sens

Il paraît qu’il ne peut jamais terminer

Mais ainsi ne pleures pas plus,
À la fin, nous chercherons la place plus chaude

Fermes tes yeux et rêve
Ici tu peux être avec moi

Dans ton visage je vois l’amour
Dans ton âme je témoigne la vérité

Il ne faut pas de s’inquiéter
Le soleil brille, et les amants aussi
Et les rayons atteignent dans nos coeurs

Avec soin nous allons traverser ensemble
un chemin au parc du bonheur
Le chagrin sera notre bateau
Les larmes seront nos voiles

Tiens-moi, ma chérie
Emmenes-moi au monde que tu as étendu
Pendant que le destin deviendra le lumière
Et nous serons toujours inséparables